Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2014

Doakan Kami Istiqomah

Inilah ke empat penerima quran waqaf. Mereka adalah pengisi TPA dewasa Masjid Al Iman, dusun gatak wukirsari Cangkringan Sleman. ke empatnya mengajar majelis tahsin untuk dewasa dan lansia, dengan jamaah lebih dari 40 orang. semoga istiqomah....

Blanko: Ustadz-Ustadzah TPA/TPQ di DIY

RIWAYAT CALON PENERIMA WAKAF QURAN TAJWID Data Pribadi 1.       Nama                                  : 2.       Tempat / Tanggal Lahir      : 3.       Agama                               : Islam 4.       Jenis Kelamin                     : 5.       Alamat                               : 6.       Nomor HP                         : Riwayat Pendidikan: (diurutkan dari pendidikan terakhir ke bawah) Riwayat Organisasi: (bila Ada) Pengalaman Mengajar TPA: (diurutkan dari yang saat ini – paling awal) Sejarah TPA (yang diampu saat ini) Visi, misi, kesan & pesan (sebagai pengajar TPA tentang TPA yang diampu) Foto Kegiatan (bila ada, dgn foto saudara) Demikian riwayat penerima wakaf quran tajwid ini saya buat dengan sebenar-benarnya .                                                                                     Yogyakarta,                       2014                               Yang Me ngajukan Ttd Nama terang

Hari ini, Perdana Jadwal penyerahan Quran Wakaf

Alhamdulillah, hari ini Baitul Quran Jogja akan menyerahkan  7 quran waqaf, berupa quran tajwid Bukhara B5, sejumlah 4 eksemplar. kepada Ustadz-Ustadzah quran di Masjid Al Iman, Gatak, Wukirsari Cangkringan. kemudian 2 Eksemplar akan diberikan kepada Ustadz-Ustadzah TPA di Masjid Al Amin, Ngemplak Nganti Sendangadi Mlati Sleman. dan 1 Eksemplar telah diterima Usth. Siti Nurlaela pengasuh Rumah Quran Al Ikhlas-Godean. Rencananya setiap pekan kami akan langsung menyalurkan waqaf quran kepada ustadz-ustadzah yang berhak. Ditargetkan sampai 1000 ustadz-uztadzah akan menerima wakaf quran ini. Adapun Muwaqif yang telah berkontribusi pekan ini adalah Ibu Bandriah 1 eksemplar, Ibu Yani 5 Eksemplar , dan Mas Feri 1 Eksemplar. Semoga amal kebaikan yang telah diberikan mendapat pahala dari Allah dengan ganti yang lebih halal berkah melimpah, dikaruniai keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, putra-putri yang sholih sholihah, serta istiqomah ibadah dan dakwah, senantiasa diberikan sikap ik

TAHFIZH Sebagai Tahapan Dakwah

 TAHFIZH Sebagai Tahapan Dakwah Setelah menikmati pembelajaran awal tahsin yang asyik, dan berhasil mencapai bacaan yang tartiil. Sahabat Quran dituntut untuk senantiasa mengulangnya, bahkan menghafalnya. Inilah yang kemudian kita sebut sebagai tahfizh. Tahfizh sendiri bermakna menjaga, memelihara. Dan menghafal adalah salahsatu bentuk penjagaan yang paling mudah dikenali. Karena dengan menghafal, maka kita dituntut untuk sering mengulang-ulang bacaan yang sudah tartiil tersebut. Para huffazh, penghafal alquran sejatinya adalah wasilah bagi terpeliharanya kemurnian Alquran dari campurtangan makhluk, sebagai bagian dari garansi Allah swt. Ia berfirman: “Sesungguhnya kamilah yang menurunkan alquran, maka kami pulalah yang akan menjaganya” Tahfizh memiliki nilai tersendiri di hadapan Allah swt. Bagi seorang hafizh, Ia diberi kehormatan untuk memuliakan kedua orangtuanya dengan memakaikan mahkota yang sinarnya lebih terang dari matahari dan menjadi asbab kedua orangtuanya masuk su

Benarkah Al Qur’an adalah Tanda?

Benarkah Al Qur’an adalah Tanda? Oleh: Asniyah Nailsary, S.Pdi. M.Pdi Sebuah pertanyaan yang mendasar namun sebetulnya ambigu. Benarkah Al Qur’an adalah tanda?. Pertanyaan ini sebenarnya muncul dilatarbelakangi karena banyaknya pesan singkat yang beredar di sms maupun situs-situs jejaring sosial yang mengaitkan fenomena bencana alam dengan penomoran surat dan ayat dalam Al Qur’an. Contoh yang paling terakhir adalah bencana yang melanda warga Kediri dan sekitarnya yaitu meletusnya gunung kelud pada Kamis malam (13/02/2014) pukul 22.49 WIB. Waktu tersebut kemudian dijadikan patokan tanda dan dihubungkan dengan penomoran surat ke-22 dan ayat ke-49 dalam Al Qur’an. Jika dilihat dalam Al-Qur’an, penomoran tersebut merujuk pada QS. Al-Hajj ayat 49, yang berbunyi sebagai berikut, Katakanlah: "Hai manusia, Sesungguhnya Aku adalah seorang pemberi peringatan yang nyata kepada kamu". Upaya mengaitkan kejadian dengan penomoran ayat dan surat ini juga sudah sering dila