Saat Umur Berapakah Anda pertama kali khatam membaca Al Qur'an?

Profil Pembina

videografi Ustadz Yudi Imana


Breaking News

CATATAN PASCA RAMADHAN 1435 H

Assalamu 'alaikum. 
Sidang pembaca yang budiman, segala puji hanya milik Allah swt, dan semoga shalawat atas Rasul SAW senantiasa tercurah dan meluber kepada pengikutnya hingga yaumil kiamat. Aamiin, wa ba'du.
Alhamdulillah kita telah melalui sebuah episode tarbiyah Ramadhan 1435 H yang indah. Kami atas nama pribadi, dan mewakili LP2TQ Baitul Qur'an turut memanjatkan do'a: Semoga Amal ibadah kita diterima Allah swt dan Allah swt terus membimbing kita, memberikan pertolonganNYA kepada kita, serta memasukkan kita ke dalam golongan orang yang bertaqwa hingga ajal menjemput kelak. Aamiin.
Pada kesempatan yang berbahagia ini kami sampaikan pula do'a kepada Anda semua atas pribadi maupun instansi yang telah mendukung dan bekerjasama dengan LP2TQ Baitul Qur'an, semoga Allah menerima amal ibadah Anda dan menjadikanNya sebagai jariyah yang pahalanya terus mengalir meskipun Anda telah wafat.
Kami perlu menyampaikan kepada sidang pembaca yang budiman, beberapa catatan yang kami berikan perhatian cukup mendalam berdasarkan data yang kami peroleh hingga ramadhan 1435 H yang lalu, melalui berbagai kegiatan, untuk kegiatan LP2TQ Baitul Qur'an di masa-masa mendatang.
  1. Bahwa masih terdapat teman-teman remaja yang masih belum "AKRAB" berinteraksi dengan Alquran. data Cek Up tilawah kami, menunjukkan secara umum perbandingan siswa sma/smk (negeri) yang bisa baca quran saat 3 : 30. atau 10%. artinya, bila diambil rerata, maka khususnya di DIY masih terdapat 90 % remaja yang belum bisa membaca alquran dengan lancar--khususnya pada tingkat SLTA.* bila berdasarkan data BPS dalam Angka 2013 terdapat sekitar 115ribu pelajar remaja se-DIY. maka jumlahnya akan mencapai 100 ribu remaja muslim. dan ini PR bersama kita.
  2. Pada Ramadhan 1435 H, untuk pertamakalinya kami difasilitasi Kanwil Kemenag Prop. DIY untuk bersilaturahiim dengan kawan-kawan Rohis se-DIY, (diundang oleh Kemenag). Dari sekitar 60 Peserta, pada saat cek up tilawah di awal pertemuan terdapat 17% kawan-kawan pengurus rohis, belum bisa sama sekali dan belum lancar baca alquran. lagi-lagi ini adalah potret dakwah sekolah kita. dan ini adalah tanggungjawab bersama kita, dan LP2TQ Baitul Qur'an siap untuk menginisiasi dan mengawalnya melalui program #SABAR: Santunan Belajar Alquran Remaja.
  3. Meningkatnya permintaan da'i-da'i quran pada Ramadhan 1435 H ini dibanding tahun-tahun sebelumnya merupakan tantangan dakwah bagi umat Islam, LP2TQ Baitul Qur'an mengajak semua pihak untuk bahu-membahu dalam melahirkan dan menempatkan da'i-da'i quran terbaik disebanyak mungkin wilayah dimana umat islam berada. Baik itu guru TPA, Ustadz pengajian remaja, Ustadz Pengajian Pasca Remaja, Ustadz Keluarga, Pengasuh RUmah QUr'an, Pengajar Rumah Qur'an, Penghafal Qur'an, dll.
  4. Ditunjuknya LP2TQ Baitul Qur'an Jogja sebagai panitia seleksi lokal Hafizh Indonesia RCTI-SYaamil Quran 2014, merupakan amanah dan kesempatan ini menjadi tantangan bagi LP2TQ Baitul Qur'an Jogja maupun Cabang Wilayah Lain, untuk mempersiapkan diri dengan yang terbaik menjadi pansel lokal Hafizh Indonesia 2015 yang akan datang insyaAllah.
  5. Guna menghadapi tantangan tersebut, kami mengusulkan LP2TQ Baitul Quran agar membuka SGQ (Sekolah Guru Quran) di Bandung, Jogja dan beberapa kota lainnya di Indonesia, untuk lebih meningkatkan pelayanan guru-guru Quran kepada umat. InsyaAllah.
Demikian, semoga yang catatan sederahana ini menjadi bagian dari amal shaleh, nasehat-menasehati dalam kebenaran dan keshabaran. aamiin.

Wassalamu 'alaikum.

Ditulis oleh : Wawan P. Harmono / Ka. Cab. Baitul Quran Jogja

*SLTP Kami belum survey, jadi tidak bisa kita klaim.
Designed By VungTauZ.Com