Saat Umur Berapakah Anda pertama kali khatam membaca Al Qur'an?

Profil Pembina

videografi Ustadz Yudi Imana


Breaking News

Tentang Bacaan Al Qur’an




“Dan bacalah Al Qur’an itu dengan tartil” (QS Al Muzammil: 4)

Sebagai muslim, kita mengetahui bahwa Al Qur’an adalah sumber hukum utama dalam menjalani kehidupan. Di dalam Al Qur’an terdapat panduan hidup yang menjadi pedoman kita.
Bagaimana kita bisa mengetahui hukum-hukum yang ada dalam Al Qur’an? Tidak lain caranya adalah dengan membacanya.
Perintah membaca Al Qur’an ini merupakan kewajiban bagi kita muslim.
Dalam aktifitas membaca Al Quran tentu ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, yang kemudian kita ketahui sebagai hukum tajwid.
Bagaimana hukum membaca suatu huruf dengan harakat tertentu jika bertemu dengan huruf dengan harakat tertentu?
Bagaimana bentuk mulut kita jika membaca suatu huruf?
Membaca Al Qur’an dengan baik dan benar adalah suatu kewajiban. Tetapi mengetahui hukum bacaan apakah itu idhar, ikhfa’, iqlab, dan ghunnah tidak wajib. Hanya saja kita dituntut untuk bisa membaca bacaan idhar itu dengan benar meskipun kita tdiak tahu itu bacaan idhar.
Misal  saja ada nun sukun atau tanwin bertemu huruf ba’. Kita tidak harus tahu bahwa hukum bacaan itu adalah iqlab. Yang harus kita ketahui adalah bahwa jika ada nun sukun atau tanwin bertemu huruf ba’ maka huruf ba’ dibaca “m”. Dan seterusnya.
Maka disini pentingnya belajar membaca al Qur’an kepada orang yang benar-benar fasih dalam bacaan al Qur’an.

Sebagaimana ayat yang disebut di awal tulisan ini. Bahwa kita diperintahkan untuk membaca Al Qur’an dengan tartil yaitu dengan bacaan yang pas makhorijul huruf (bunyi huruf sesuai dengan tempat keluarnya huruf) dan pas tajwidnya. Tidak perlu bisa seperti “qori” pemenang MTQ.
Ingat, salah baca panjang pendek sangat fatal akibatnya karena bisa memiliki arti yang berlawanan.
Misal saja, bacaan Allahuakbar. Jika kita salah baca menjadi Allahuakbaar (baar dibaca panjang) maka artinya sangat berbeda. Allahuakbar  dengan akbar dibaca pendek  artinya besar, agung. Sedangkan Allahuakbaar , akbaar dibaca panjang artinya kendang/gendang. 

So, mari belajar membaca al Qur’an kepada orang yang fasih bacaannya.

Designed By VungTauZ.Com